Komputer »
Alasan kenapa Microsoft tidak menghadirkan dukungan Office 2010 di XP 64-bit
29 Juni 2010

Microsoft telah mengumumkan bahwa bundel aplikasi kerja mereka, Office 2010 yang sudah dirilis untuk kalangan bisnis, pekan lalu, akan tersedia pula untuk kalangan konsumen pada 15 Juni 2010.
Selain fitur baru di dalam Word, Excel, Outlook, PowerPoint, dan aplikasi Office lainnya, Microsoft juga memberikan versi online dari Office 2010 bagi pembeli bundel aplikasi tersebut.
Seperti dikutip dari PC Advisor, Jumat 14 Mei 2010, Office Web Apps sendiri merupakan versi ringan dari word processing Microsoft, spreadsheet, dan pembuat presentasi yang didesain sebagai balasan dari aplikasi kerja online seperti Google Docs dan Zoho Office.
Meski demikian, dua aplikasi office milik Google dan Zoho tersebut telah berjasa dalam menghadirkan kompetisi yang sehat dan sukses memaksa Microsoft menurunkan harga Office mereka.
Sebagai perbandingan, tiga tahun lalu, Microsoft Office Standard Edition, termasuk Word, Excel, PowerPoint, dan Outlook beredar seharga US$ 480. Tetapi sekarang, harga Office 2010 versi Home and Business, yang mencakup empat aplikasi di atas termasuk OneNote, kini harganya cuma US$ 290.
Sebagai informasi, sejak akhir April lalu, Amazon telah menyediakan layanan pre-order untuk Office 2010. Retailer online tersebut saat ini mencantumkan harga Office versi Home and Student untuk tiga pengguna seharga sekitar US$ 145, versi Home and Business untuk satu pengguna US$ 290, dan versi Professional US$ 590.
Sumber : http://teknologi.vivanews.com/
Komputer »
Efek samping pengguna komputer

Jika Anda termasuk pekerja yang menggunakan komputer lebih dari dua jam sehari, hati-hati dengan computer vision syndrome (CVS). Sindroma ini adalah keluhan mata dan penglihatan akibat bekerja menggunakan komputer terlalu lama. Akibatnya, produktivitas Anda dalam bekerja bisa menurun.
Gejala seseorang terkena CVS adalah iritasi yaitu mata merah, perih, berair atau terasa kering. Selain itu, mata terasa lelah, kelopak mata atau dahi terasa berat. Penyebabnya adalah frekuensi berkedip yang menurun akibat menggunakan komputer dalam waktu lama.
Serta, posisi komputer serta pengaturan cahaya yang salah.
Sindroma ini juga sering disertai rasa sakit kepala atau migrain. Jika saat bekerja, Anda mengalami hal ini sebaiknya beristirahatlah selama sekitar 10 hingga 15 menit. Alihkan pandangan dari monitor setiap 15 menit dengan melihat objek yang jauh kira-kira 10 detik.
Anda juga bisa melakukan variasi kegiatan untuk menghindari melihat layar komputer terus menerus, seperti berjalan-jalan di sekitar kantor, atau mengobrol dengan teman.
Istirahatkan mata Anda setiap satu jam bekerja di depan komputer, agar terhindar dari CVS. Selain itu, atur juga pencahayaan di sekitar Anda. Jangan terlalu terang dan hindari pantulan sinar pada layar komputer.
Posisi duduk juga sangat penting agar Anda terhindar dari CVS. Gunakan kursi yang dapat diatur posisi serta sandarannya. Sebaiknya, duduk tegak (90 derajat) dengan posisi keyboard sedikit lebih rendah dari siku lengan (100 derajat).
Layar komputer sebaiknya berjarak 50 hingga 75 cm dari mata (lebih jauh dari jarak baca). Atur layar dengan sedikit miring ke belakang 5 hingga 20 derajat dari posisi tegak dan bagian atas layar komputer sejajar atau lebih rendah dari ketinggian horizontal mata.
sumber http://teknologi.vivanews.com/
Kesehatan »,
Komputer »
Komputer berbahaya untuk anak

Menurut psikolog Dr Aric Sigman, PC bisa merusak otak anak-anak yang masih dalam usia perkembangan. Sigman mengungkapkan, anak-anak di bawah umur sembilan tahun sebaiknya tidak diperbolehkan menggunakan PC.
Kepada harian The Telegraph, seperti dikutip 16 Juni 2010, Sigman mengatakan bahwa memperkenalkan teknologi informasi dan komunikasi (ICT) pada usia dini menyebabkan kemampuan untuk mencurahkan perhatian pada suatu hal menjadi berkurang.
Sigman merujuk pada program Early Years Foundation Stage (EYFS), yang diperkenalkan pemerintah Inggris pada 2008. Program tersebut memaparkan 12 hal terkait IT yang sebaiknya diperkenalkan anak-anak saat mereka mulai menginjak usia lima tahun.
Program tersebut antara lain melakukan penelitian dengan memperkenalkan sebuah komputer pada anak berusia 22 bulan. Anak-anak juga kemudian diarahkan agar mampu memanfaatkan fungsi-fungsi ICT sederhana, termasuk menggunakan mouse dan keyboard pada usia 40 bulan.
“Akhirnya ditemukan adanya konflik antara multitasking dan konsentrasi yang berkelanjutan. Hal-hal tersebut tidak bisa dan tidak sebaiknya dikembangkan pada saat bersamaan,” kata Sigman.
Sigman menyebutkan, anak-anak bisa saja tertarik pada alkohol, senjata, dan pornografi, tetapi bukan berarti kita harus memberikan mereka akses pada hal-hal tersebut.
Ia juga menolak argumen yang menyebutkan bahwa berhubung hidup kita saat ini dikelilingi PC, maka anak-anak perlu mulai dibiasakan menggunakan PC pada usia dini.
sumber : http://teknologi.vivanews.com/
Free live stream free stream onlineapabaeCSD Municipal Vs CSD Comunicaciones
Entri Populer