Pesan dari Gunung Merapi

16 November 2010 0 komentar
Indonesia menangis. Itulah berita yang sering kita dengar dalam 1-2 minggu ini. Dimulai dari banjir bandang di Wasior, tsunami di Mentawai dan letusan Gunung Merapi. Namun berita duka itu juga diselingi dengan berita keluarnya Gayus dari tahanan dengan penyamaran yang minimalis, yang mencoreng aparat hukum kita.

Bumi ini tidak statis, melainkan dinamis dan secara terus-menerus mengalami perubahan. Sampai saat ini perubahan itu masih tetap berlangsung. Seperti benua bergerak, terjadi gempa bumi, gunung merapi meletus, angin topan, serta terjadi terjadi penyimpangan musim kemarau dan musim penghujan.

Peristiwa tersebut terjadi di luar pengaruh kegiatan manusia dan manusia tidak mampu mencegah dan membendungnya.

Dalam memprediksi lokasi yang akan terkena bencana, dapat digunakan teknologi yang canggih saat ini, yaitu melalui citra satelit radar dan optik. Dengan data citra dapat diketahui kondisi sebelum dan sesudah kondisi letusan Gunung Merapi, termasuk perubahan yang terjadi pada kawah. Contohnya, dari data satelit diketahui sebelum meletus kawah Merapi lebarnya 96 meter, sedangkan setelah letusan berubah secara signifikan menjadi 300 meter dan panjang 1200 melebar kearah barat dan selatan.

Energi letusan dari Merapi belum betul-betul berhenti dan masih terjadi tremor yang diselingi awan panas, sehingga aktifitas Merapi masih terjadi. Pertumbuhan kubah lava sekitar 3,5 juta meter kubik dengan rata-rata pertumbuhan 28 meter kubik per detik. Berdasarkan perhitungan bahwa 20 kilometer dari puncak Merapi merupakan batas scientific aman yang dikeluarkan pemerintah.

Sampai saat ini kondisi Gunung Merapi masih dalam kondisi “awas”, yang artinya merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Dalam kondisi ini, masyarakat di sekitar Gunung Merapi harus mewaspadai aktifitas yang dapat saja tiba-tiba terjadi, seperti awan panas dan muntahan material yang sangat berbahaya. Yang harus diwaspadai adalah bencana dapat saja datang pada saat masyarakat sedang lengah, sehingga saat ini pemantauan Gunung Merapi harus betul-betul dilakukan secara teliti.

Karena bentuk letusan Gunung Merapi adalah secara vertikal ke atas, maka belum berarti bahwa arah luncuran awan panas akan sesuai dengan citra satelit, tetapi tergantung pada arah angin yang bertiup. Di sinilah kelemahan dari citra satelit. Namun, secara gambar/foto dapat dijadikan sebagai data yang ilmiah. Untuk menentukan arah luncuran awan panas, lahar panas maupun dingin diperlukan pemantauan intensif di lapangan.

Kerusakan lingkungan hidup oleh alam terjadi karena adanya gejala atau peristiwa alam yang terjadi secara hebat, sehingga mempengaruhi keseimbangan lingkungan hidup. Rusaknya lingkungan hidup menyebabkan manusia tidak dapat hidup di lingkungan tesebut karena membahayakan dan harus dipindahkan.

Dengan maraknya bencana lingkungan, baik itu secara alami maupun akibat perbuatan manusia, Indonesia harus memiliki suatu model dalam penanganan bencana. Model penanganan bencana ini harus dimulai dari menumbuhkan kesadaran pada masyarakat akan adanya bencana yang mungkin akan terjadi seperti banjir, gunung meletus, gempa, longsor, tsunami dan lain-lain. Dengan adanya model penanganan bencana ini, diharapkan kita lebih siap dalam menghadapai bencana. Dimulai dengan peringatan dini bencana, lokasi tempat pengungsian/tempat berkumpul, jumlah tenaga medis, jumlah relawan yang dibutuhkan dan pendistribusian bahan pokok dan logistik. Sehingga tidak ada kata terlambat lagi apabila terjadi bencana.

Meletusnya Gunung Merapi merupakan takdir, kehendak Allah Swt, yang tidak ada seorangpun mampu mencegahnya. Kerusakan lingkungan yang disebabkannya menjadi bukti bahwa manusia sangat tergantung pada lingkungan. Bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha, mungkin memberikan pesan bahwa manusia harus dapat “berkorban” demi kelestarian lingkungan hidupnya. Dan bertepatan dengan Hari Pahlawan, ternyata masih banyak masyarakat yang terpanggil dan peduli terhadap sesamanya, sebagai relawan, dalam membantu meringankan beban korban Merapi, seperti janji Allah SWT “dalam kesulitan ada kemudahan”.

Surjono Hadi Sutjahjo
Guru Besar Fakultas Pertanian IPB dan Staf Pengajar Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana IPB
intercomnews Manchester City Vs Everton


Lenovo IdeaPad S10-2 Review

14 November 2010 0 komentar
Akhir Juli lalu Lenovo melakukan update terhadap jajaran produk netbook mereka. Lenovo Ideapad S10, netbook pertama Lenovo dengan layar 10 inci telah mendapatkan sejumlah pembaruan fitur. Adapun kini versi kedua dari IdeaPad S10 diberi nama S10-2.

Sesuai kodenya, IdeaPad S10-2 merupakan produk dari jajaran IdeaPad S series. IdeaPad sendiri terdiri dari tiga lini produk yakni S, U, dan Y series.

Seri S merupakan komputer jinjing berukuran paling kecil milik Lenovo. Dengan mengandalkan bobot yang ringan dan ukuran yang ringkas, produk ini ditujukan bagi pengguna netbook atau mini laptop dengan budget terbatas. Pengguna yang hanya membutuhkan komputer untuk komputasi dasar seperti internet, email, video messaging, dan aplikasi kerja sederhana juga merupakan target market dari seri S.

IdeaPad seri U, merupakan produk ultraportabel yang terjangkau. Dengan ukuran yang tipis dan bobot yang ringan, notebook ini mengombinasikan ukuran dan performa. Adapun IdeaPad seri Y merupakan laptop yang ditujukan dilengkapi layar lebar untuk memenuhi kebutuhan multimedia dan gaming bagi penggunanya.

Desain dan Spesifikasi

Dibanding dengan pendahulunya yakni IdeaPad S10, Lenovo mengadakan sejumlah perubahan pada desain dan kelengkapan produknya. Kalau S10 hadir dengan casing yang lebih kaku, S10-2 memiliki desain yang lebih bulat di sudut-sudutnya. Casing S10-2 juga memiliki corak dan pilihan warna yang lebih menarik dibandingkan dengan IdeaPad S10 yang tampil dengan balutan warna polos.

Dari sisi spesifikasi, S10-2 memang memiliki layar yang sedikit lebih kecil dibanding S10. Jika S10 menggunakan layar 10,2 inci, S10-2 layarnya berukuran diagonal 10,1 inci. Meski begitu, dari sisi resolusi, tidak ada yang berubah. Keduanya mendukung 1024x600 piksel.

Pada netbook, prosesor Intel Atom N280 berkecepatan 1,66GHz, harddisk 160GB dan memori DDR2 1GB digunakan. Tetapi, dibanding sebelumnya, Lenovo telah mempermudah pengguna yang ingin melakukan upgrade. Panel penutup pada bagian bawah netbook dapat dilepas secara terpisah. Jika pengguna perlu mengupgrade memori misalnya, ia tidak perlu melepas seluruh penutup panel. Demikian pula jika pengguna ingin memasang kartu PCI tambahan atau menukar harddisk. Berikut ini spesifikasi Lenovo IdeaPad S10-2:

Prosesor Intel Atom N280 1,66GHz, 667MHz FSB, 512KB cache
Chipset Intel G945
Memori DDR2 1GB
VGA Intel GMA 950
Layar 10,1 inci 1024x600 LED Backlight
Harddisk 160GB, 2,5” SATA 5400rpm
Sound/speaker Integrated stereo speaker, Dolby Headphone technology
Drive optik -
Baterai 3 atau 6 cell Lithium Ion
Konektivitas WiFi, Gigabit LAN, Bluetooth, 3G modem (optional)
Port eksternal VGA, RJ-45, Mic/Headphone, 3 USB 2.0, 4 in 1 card reader
Dimensi 258 x 183 x 18-25,4 mm
Bobot 1,25Kg (dengan baterai 6 cell)
Sistem operasi Windows XP Home Edition
Garansi 1 tahun


Touchpad yang hadir pada S10-2 juga sudah mendukung multi touch yang dapat memudahkan penggunanya saat sedang melihat foto ataupun menjelajah internet. Adapun kamera 1,3 megapiksel yang tersedia, selain dapat dipakai untuk video messaging, bisa pula berfungsi sebagai pengamanan.

Fitur
Yang sangat menarik dari netbook Ideapad S10-2 antara lain adalah fitur seperti Lenovo Quick Start 1.0, VeriFace 3.0, dan OneKey Rescue System 6.0 yang dibenamkan oleh produsennya.

Lenovo Quick Start yang dapat diakses lewat tombol di sebelah kanan atas memungkinkan pengguna netbook ini untuk dapat langsung mendengarkan musik, melihat koleksi foto, menjelajah Internet, chatting, dan aktivitas internet lainnya secara cepat. Pengguna tidak perlu menunggu netbook masuk ke dalam sistem operasi untuk melakukan aktivitas komputasi dasar.

Dengan VeriFace, keamanan terhadap data pribadi juga lebih terjamin. Pasalnya, bila diaktifkan, pengguna yang tidak berhak tidak bisa masuk ke dalam sistem operasi karena VeriFace akan memindai wajah pengguna yang sedang berada di hadapan netbook dan ingin masuk ke dalam OS. Login dengan wajah ini juga berfungsi menggantikan login dengan password konvensional.

Fitur OneKey Rescue System 6.0, seperti halnya fitur Quick Start dapat diakses hanya dengan menekan sebuah tombol yang terletak di bagian kiri atas keyboard. Fungsinya, bila sistem operasi mengalami kerusakan atau gangguan virus misalnya, cukup dengan menekan satu tombol tersebut maka semuanya bisa kembali ke posisi sebelumnya saat sistem masih dalam kondisi sehat wal afiat.

Sejumlah software lain seperti Adobe Reader 8.1, Windows Live Toolbar 3.0, Microsoft Office 2007 60 day trial, Lenovo Energy Management Software 3.1, dan Lenovo Social Shortcut 1.0 juga sudah dibenamkan melengkapi Windows XP Home Edition yang tersedia.

Uji Kinerja
Saat VIVAnews uji coba, memanfaatkan fitur Quick Start, kami hanya membutuhkan waktu 10 detik agar netbook siap digunakan. Untuk melakukan shutdown, waktu yang dibutuhkan juga hanya 12 detik saja. Bila dibandingkan dengan menggunakan sistem operasi biasa, netbook membutuhkan waktu sekitar 50 detik sampai Windows XP Home Edition selesai diaktifkan. Adapun untuk mematikan netbook setelah bekerja, waktu yang dibutuhkan mencapai sekitar 40 detik.

Saat kami menggunakan fitur VeriFace, kami tidak perlu mengetikkan password ketika akan login ke Windows. Tergantung kondisi cahaya ataupun posisi wajah, kamera juga hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk melakukan pemindaian.

Bila gagal, VeriFace akan memberitahukan pengguna untuk mengubah posisi duduk, postur, arah lampu. Kalau masih bandel, atau misalnya yang ada di hadapan netbook adalah pengguna yang tidak berkepentingan, maka kamera akan mengambil gambarnya. Anda bisa melihat wajah siapa saja yang sudah mencoba masuk ke sistem operasi di Log Manager dari aplikasi Lenovo VeriFace Recognition.

Dengan baterai 3 cell yang terpasang pada netbook, Lenovo S10-2 yang kami uji coba ini dapat digunakan untuk browsing, chatting, download, email, ataupun streaming video selama 2 jam 35 menit. Masa aktif baterai ini tidak berbeda antara modus Quick Start atapun modus Windows XP.

Dari uji coba singkat yang kami lakukan, kami berkesimpulan bahwa netbook Lenovo IdeaPad S10-2 yang dijual di kisaran harga 4,1 juta rupiah ini sangat menarik untuk digunakan. Sayangnya, fitur modem GSM yang tersedia hanya berupa opsional. Pengguna perlu membeli sendiri modem untuk dipasang di slot PCI yang tersedia jika ingin menjelajah internet dengan konektivitas 3G atau HSDPA.

Selain itu, jika Anda ingin lebih mudah saat bepergian, sebaiknya gunakan baterai model 6 cell. Kecuali jika waktu sekitar 2,5 jam sudah cukup untuk Anda.

Kelebihan:
- Quick Start agar netbook bisa lekas digunakan
- OneKey Recovery untuk menyembukan secara cepat
- VeriFace Recognition untuk pengamanan lebih lanjut

Kekurangan:
- Fitur 3G bersifat opsional, perlu card tambahan
- Baterai 3 cell, maksimum untuk 2,5 jam pemakaian


Sumber vivanews.com


intercomnews Manchester City Vs Everton


Lenovo Thinkpad W500 Review

Seri ThinkPad W dari Lenovo merupakan jajaran notebook workstation. Secara total, jajaran ThinkPad sendiri terdiri dari 6 jenis yakni SL, R, T, X, X Tablet, dan W series.

Khusus seri W, notebook di jajaran ini berfungsi menggantikan PC desktop bagi pengguna bisnis, dan home office. Pokoknya, mereka yang membutuhkan komputer jinjing dengan kemampuan komputasi dan grafis tinggi. Ultimate mobile workstation, demikian Lenovo menyebutnya.

Salah satu produk di jajaran W series Lenovo adalah Thinkpad W500. Produk yang mulai hadir di pasaran Indonesia sejak akhir tahun lalu ini merupakan versi ekonomis dari W700 yang diluncurkan sebelumnya.

Desain dan Spesifikasi
Seperti produk lainnya di jajaran ThinkPad W series, W500 juga dilengkapi dengan prosesor Core 2 Duo, discrete graphics (chip grafis yang terpisah dari chipset motherboard), layar dengan resolusi tinggi dan berfitur kalibrasi warna, serta area palm rest yang cukup luas.

Di kawasan palm rest sebelah kanan, tersedia fingerprint reader untuk melindungi penggunaan notebook dari pihak yang tidak berkepentingan. Kalau diaktifkan, ia akan menggantikan login manual berupa password yang biasa digunakan sebelum masuk ke dalam sistem operasi. Berikut ini spesifikasi Lenovo ThinkPad W500:

Prosesor Intel Core 2 Duo T9400, 2,53GHz, 6MB L2 Cache
Chipset Intel GM45/GM47, ICH9-M
Memori DDR3 4GB
VGA Intel GMA 4500MHD, AMD Radeon HD 3650
Layar 15,4 inci WUXGA TFT Anti glare up to 1680x1050
Harddisk 320GB, 2,5” SATA 5400rpm
Sound/speaker Conexant HD SmartAudio 221
Drive optik DVD Multi 8x
Baterai 6 cell, 5200 mAh
Konektivitas WiFi, Wireless 5300AGN, Gigabit LAN, Bluetooth 2.1, 56K modem, UMTS modem
Port eksternal VGA, DisplayPort, RJ-11, RJ-45, Mic/Headphone, SD card reader, 1394 FireWire, Express Card
Dimensi 35,75 x 25,5 x 3,35cm
Bobot 2,63Kg (dengan baterai 6 cell)
Sistem operasi Windows Vista Ultimate 32-bit
Garansi 3 tahun, 1 tahun baterai

Dengan spesifikasi di atas, Lenovo ThinkPad W500 dapat langsung digunakan sekitar 1 menit 23 detik setelah dihidupkan. Untuk shutdown, pengguna juga hanya perlu menunggu sekitar 55,6 detik sampai notebook benar-benar padam.

Dari sisi tampilan, Lenovo W500, tampak kokoh dengan casing yang dibalut warna hitam khas. Tetapi kalau diperhatikan lebih lanjut, casing berbahan plastik tersebut terasa ringkih dan terlihat tipis. Meski begitu, untuk urusan tata letak, W500 sangat memanjakan pengguna yang bekerja dengan notebook itu.

Fitur
Di sisi kiri notebook tersedia tiga port USB. Demi menghemat tempat, ketiga port itu diposisikan vertikal. Akhirnya di sisi tersebut port RJ-45, DisplayPort, VGA, dan Express Card. Di bagian depan, pengguna dapat menghubungkan kabel FireWire, audio in/out, SD/MMC card dreader, dan switch untuk Wi-Fi. Di sisi kanan, terpasang DVD-RAM drive dan port RJ-11 untu menghubungkan modem dengan line telepon PSTN. Di bagian belakang, berhubung baterai 6 Cell, 5200mAh yang digunakan bentuknya menjorok ke luar, tidak ada port apapun kecuali untuk adaptor yang tersedia di sana.

Jika baterai dilepas, Anda akan menemukan slot untuk menempatkan kartu GSM agar mudah terhubung ke Internet dari mana saja. Sayangnya, pada produk yang kami uji coba kali ini, modem UMTS-nya tidak dapat digunakan. Ketika VIVAnews coba cari informasi di Internet, sejumlah pengguna mengalami hal yang sama. Untuk mengatasinya, pemilik harus melakukan update BIOS notebook lalu kemudian mengaktifkan modem tersebut dari dalam BIOS.

Untuk keyboard, meski memiliki ukuran penuh, tetapi Lenovo menempatkannya lebih menjorok ke arah atas. Dengan demikian, pengguna memiliki ruang yang sedikit lebih lega ketika menempatkan tangannya di sana untuk mengetik. Demi kenyamanan itu pula, pada W500 masih tersedia trackpoint berbahan karet warna merah yang sangat responsif, meski terkesan jadul. Di bawah space bar, tersedia pula tombol untuk klik kiri, kanan, dan tengah. Sepintas memang tampak redundan dengan tombol serupa yang ada di dekat touchpad. Tetapi manfaatnya akan terasa ketika Anda sedang bekerja sambil merebahkan kedua tangan dengan santai dan menggunakan trackpoint.

Bagi yang terpaksa harus bekerja dalam kondisi cahaya yang kurang, Lenovo menyediakan fitur ThinkLight. Sebuah LED yang berada di bagian atas monitor, di sebelah kamera beresolusi 1,3 megapiksel dapat dinyalakan. Dengan demikian Anda tetap dapat melihat setiap tuts pada keyboard. Saat kami coba di tempat gelap, LED tersebut cukup menolong.

Seperti ciri khas notebook keluaran Lenovo, tuts pada keyboard ini sendiri terasa mantap ketika digunakan untuk mengetik. Sayangnya, penukaran tempat tombol Ctrl dan tombol Fn membuat Anda yang terbiasa mengetik cepat dan menggunakan tombol Ctrl perlu membiasakan diri dengan perpindahan di antara kedua tombol itu.


Pengaturan volume dan mute hanya dengan satu tombol tanpa perlu menggunakan kombinasi dengan Fn juga sangat bermanfaat. Khususnya ketika sedang menggunakan notebook untuk menikmati musik atau film DVD, misalnya. Dari sisi kualitas suara, dibandingkan notebook pada umumnya, ThinkPad W500 ini mampu menghasilkan suara yang lebih nyaman di telinga.Tidak seperti layar notebook pada umumnya yang memantulkan cahaya atau bayangan, saat digunakan untuk menonton film dan juga bekerja, fitur anti glare layar yang digunakan mampu menghilangkan pantulan cahaya atau bayangan tersebut.

Selain discrete graphics berupa Radeon HD 3650, Lenovo W500 juga sudah memiliki grafis Intel GMA 4500 terintegrasi pada chipset. Kelebihannya adalah, dengan “switchable graphics” pengguna bisa beralih ke VGA Radeon HD ketika akan memainkan game 3D atau menonton video berkualitas tinggi, dan kembali ke modus integrated GMA 4500 ketika akan bekerja atau menjelajah internet demi menghemat baterai.

Uji Kinerja
Saat kami coba, untuk menonton video resolusi tinggi yakni 1440x1080, baterai pada Lenovo W500 mampu bertahan hingga 2 jam 15 menit. Saat digunakan untuk memainkan game 3D yang cukup intensif, baterai mampu memasok daya untuk 1 jam 45 menit. Ketika bekerja dengan aplikasi umum seperti pengolah foto, antivirus, browsing internet menggunakan wifi, aplikasi office sambil memutar musik, baterai yang digunakan sanggup bertahan hingga 2 jam 20 menit sebelum notebook melakukan shutdown otomatis.

Dari uji coba yang kami lakukan, Lenovo ThinkPad yang di Indonesia didistribusikan oleh Metrodata, ini menarik digunakan. Prosesor tangguh, grafis yang bertenaga, layar yang cerah, membuat segala pekerjaan ataupun hiburan dapat dilakukan dengan enteng. Sayangnya bobot yang tidak ringan dan fasilitas modem GSM yang perlu dimodifikasi lebih dulu sebelum digunakan membuat pengguna awam akan mengalami kesulitan jika ingin memanfaatkan fitur itu di perjalanan.

Kelebihan:
- Kinerja tinggi
- Desain dan fitur membuat notebook nyaman digunakan

Kekurangan:
- Bobot cukup berat
- Modem GSM tidak dapat langsung dimanfaatkan


Sumber vivanews.com

intercomnews Manchester City Vs Everton


Gigabyte M912M Review

ASUSTeK Computer Inc. dan Micro Star International Co., Ltd merupakan dua dari empat produsen utama motherboard dunia saat ini. Selain menghadirkan produk komponen komputer, kedua perusahaan itu juga sudah terjun ke industri yang sedang naik daun yakni netbook. Bahkan Asus, dengan Eee PC-nya merupakan pionir di bidang tersebut.

Tak ingin ketinggalan dengan kompetitornya, Gigabyte juga turut serta menekuni bidang ini. Sebagai bukti, mereka sudah menelurkan salah satu produknya ke pasaran Indonesia, yakni Gigabyte M912M yang sudah hadir sekitar 3 bulan terakhir.

Gigabyte sendiri memiliki beberapa lini produk mulai dari komputer genggam sampai komputer jinjing berukuran penuh. Mulai dari MID (Mobile Internet Device), UMPC (Ultra Mobile Personal Computer), Café Book, Touch Note, Booktop, Myou, dan Notebook.

Seri M912M yang VIVAnews coba kali ini merupakan netbook yang masuk ke kategori Café Book.

Desain dan Spesifikasi
Produk ini, layaknya netbook lain pada umumnya, menggunakan platform Intel Atom. Adapun prosesor yang tertanam pada netbook berdimensi 235 x 180 x 28 sampai 42 milimeter ini adalah N270 berkecepatan 1,6GHz.

Agar dapat diputar, layar hanya ditopang dengan satu dudukan di tengah body netbook. Meski hanya satu, tetapi engsel penopang tersebut tampak cukup kuat dan dilindungi dengan penutup.

Tetapi, perlu diperhatikan, untuk memutar layar agar netbook menjadi tablet PC, putaran dilakukan sesuai jarum jam. Memutar ke arah sebaliknya, apalagi jika dilakukan dengan tergesa-gesa berpeluang merusak dudukan yang digunakan. Tetapi jangan khawatir, pada casing, khususnya di dekat engsel tersebut tersedia penunjuk arah putaran layar yang bersangkutan.

Dari aspek desain, Gigabyte M912M menggunakan casing berbahan plastik dengan balutan warna perak pada seluruh body casing, dan piano black pada bagian layar. Untuk mengalirkan udara, kisi-kisi terletak di kiri dan bagian bawah netbook. Ventilasi pada bagian bawah cukup banyak sehingga tetap menjaga prosesor, harddisk, dan perangkat lain di dalamnya bekerja pada suhu yang rendah. Berikut ini spesifikasi teknis netbook Gigabyte M912M:

Prosesor Intel Atom N270 1,6GHz, 533MHz FSB, 512KB cache
Chipset Intel 945GSE
Memori DDR2 1GB
VGA Intel GMA 950
Layar 8,9 inci 1024x600 touchscreen
Harddisk 160GB, 2,5” SATA 5400rpm
Sound/speaker Integrated 1,5 watt x2 stereo speaker
Drive optik DVDRW Slim Eksternal (opsional)
Kamera 1,3 megapiksel
Baterai 4 atau 6 cell Lithium Ion
Konektivitas WiFi, Gigabit LAN, Bluetooth
Port eksternal VGA, RJ-45, Mic/Headphone, 3 USB 2.0, Express Card, SD card reader
Dimensi 235 x 180 x 28-42 mm
Bobot 1,3Kg (dengan baterai 4 cell)
Sistem operasi Windows XP Home Edition
Garansi 1 tahun, 6 bulan adaptor


Cukup menarik, meski berukuran 8,9 inci, netbook ini dilengkapi dengan slot Express Card. Artinya, Anda bisa memasang bermacam perangkat di sana, misalnya modem 3G, sehingga Anda dapat terhubung ke Internet dengan mudah.

Untuk input, Gigabyte menyediakan 80 key keyboard yang tombolnya terasa ringan saat digunakan. Sayangnya, berhubung ruang yang terbatas, tombol-tombol tersebut terpaksa dibuat dalam ukuran yang kecil dan rapat.

Fitur
Yang membedakan Gigabyte M912M dari netbook lain pada umumnya adalah kemampuan panel monitornya untuk diputar 180 derajat dan ditutup terbalik, dengan layar LCD menghadap ke atas.

Selain itu, LCD yang digunakan juga mendukung layar sentuh. Dengan demikian, netbook ini dapat pula difungsikan sebagai tablet PC. Apalagi Gigabyte juga menyediakan stylus yang disimpan di sebelah kiri atas monitor.

Untuk memudahkan penulisan pada layar, Gigabyte menyediakan aplikasi Penpower Handwriting yang mendukung berbagai karakter seperti Traditional Chinese, Simplified Chinese, Korea, Jepang, dan karakter latin.

Aplikasi Gigabyte Smart Manager yang ada juga memudahkan penggunanya untuk mengatur tingkat kecerahan layar, volume suara, resolusi layar, merotasi tampilan, mengaktifkan onscreen keyboard, kalibrasi layar sentuh, menghidup/matikan Bluetooth sampai melakukan shutdown, restart atau hibernasi netbook.

Sebagai pelengkap, Gigabyte menyediakan bundel aplikasi lain pada paket penjualan antara lain adalah Norton Internet Security, WinDVD, Microsoft Office. WinDVD bermanfaat untuk memutar video jika penggunanya membeli DVDRW Slim External yang tersedia secara terpisah, sementara Microsoft Office bermanfaat jika pengguna ingin bekerja di netbook ini. Sayangnya, aplikasi Microsoft Office yang tersedia hanya berupa viewer.

Uji Kinerja
Saat VIVAnews coba menggunakan M912M sebagai tablet PC, aplikasi bawaan yakni Penpower Handwriting yang tersedia memang dapat membantu menulis dokumen dengan layar sentuh.


“Banyaknya netbook yang beredar di pasaran membuat produsen harus pintar-pintar memutar otak untuk menghadirkan produk inovatif ke pasaran untuk menarik pengguna. Salah satunya adalah seperti yang dilakukan oleh Gigabyte. Produsen motherboard papan atas ini menghadirkan netbook berlayar sentuh yang layarnya bisa diputar dan menjadi alat input layaknya sebuah tablet PC.”

VIVAnews mencoba menuliskan kalimat di atas menggunakan stylus. Dari uji coba, kami mendapatkan pengalaman yang lebih baik saat menuliskannya dengan aplikasi pihak ketiga seperti Evernote ritePen (dapat diuji coba secara cuma-cuma selama 30 hari) dibanding aplikasi bawaan.







Bila ingin menulis seperti layaknya di buku atau dengan modus layar vertikal, setelah memutar tampilan layar jangan lupa melakukan kalibrasi layar sentuh. Dengan demikian, pergerakan kursor di layar akan sesuai dengan sentuhan pada touchscreen.

Ketika netbook ini dimanfaatkan untuk menjelajah internet dan melakukan aktivitas seperti download, instant messaging, email dan streaming video menggunakan WLAN, baterai 4 cell yang tersedia mampu menjaga produk tetap aktif selama 2 jam 20 menit. Menurut Misuco Electronics selaku distributor Gigabyte M912M ini, jika pengguna ingin memiliki masa aktif yang lebih lama, baterai 6 cell tambahan seharga 100 dolar AS yang dijual terpisah bisa dipesan.

Pengguna yang ingin memiliki DVDRW Slim External yang disediakan perlu merogoh kocek tambahan sebesar 40 dolar AS, di luar harga paket netbook-nya yang dijual di kisaran harga 490 dolar AS. Adapun untuk layanan purna jual, Gigabyte M912 diberikan garansi 1 tahun untuk netbook dan baterai, serta 6 bulan untuk adaptor. Jalur distribusi ataupun layanan purna jual produk ini sama seperti produk-produk Gigabyte lainnya seperti motherboard, VGA, dan lain-lain.

Kelebihan:
- Layar sentuh
- Tersedia slot Express Card

Kekurangan:
- Tuts keyboard kecil dan rapat
- Aplikasi character recognition bawaan kurang nyaman


Sumber vivanews.com
intercomnews Manchester City Vs Everton


Lenovo IdeaPad Y460 Review

Lenovo kembali menghadirkan jajaran notebook IdeaPad yang ditujukan untuk segmen pengguna multimedia. Segmen ini merupakan segmen pengguna yang membutuhkan produk dengan kinerja baik pada resolusi definisi tinggi.

Salah satu produk yang dihadirkan adalah IdeaPad Y460. Seperti diketahui, lini produk seri Y dari Lenovo merupakan laptop yang dilengkapi layar lebar untuk memenuhi kebutuhan multimedia dan gaming bagi penggunanya.

Desain dan Spesifikasi
Lenovo IdeaPad menggunakan layar glossy LED-backlit 14 inci dengan aspect ratio 16:9. Kamera video 1,3 megapixel, dan microphone dan speaker output bermanfaat bagi yang ingin melakukan telekonferensi. Adapun pecinta video definisi tinggi dimanjakan dengan JBL stereo speaker yang tersedia.

Sebagai produk baru, IdeaPad Y460 sudah mengusung prosesor terbaru yakni Intel Core i5 agar multimedia bisa dijalankan dengan mulus. Berikut ini spesifikasi teknis Lenovo IdeaPad Y460 yang kami coba kali ini.


Prosesor Core i5-520M, 3MB cache, 2,4GHz
Chipset Mobile Intel HM55 Express
Memori DDR3 4GB
VGA Intel GMA 4500MHD, AMD Radeon HD 5650
Layar 14 inci Glossy, LED backlit up to 1366x768
Harddisk 320GB, 2,5” SATA 5400rpm
Sound/speaker Realtek ALC272/JBL Stereo Speaker
Drive optik DVD Multi 8x
Baterai 6 cell, 5200 mAh
Konektivitas WiFi Wireless N, Gigabit LAN, Bluetooth 2.1
Port eksternal USB, eSATA, VGA, HDMI, Audio, SPDIF Out, Express Card, 6 in 1 card reader
Dimensi 34 x 23,5 x 2,06 – 3,3 cm
Bobot 2,2Kg (dengan baterai 6 cell)
Sistem operasi Windows 7 Home Premium
Garansi
1 tah


Fitur multimedia lengkap sendiri bukan berarti notebook ini tidak efisien jika digunakan untuk bepergian. Demi menghemat penggunaan baterai, Lenovo menyediakan switchable graphics. Apa maksudnya?

Dengan switchable graphics, pengguna bisa beralih antara menggunakan grafis terintegrasi yakni Intel Graphics Media Accelerator 4500 MHD saat di perjalanan atau Radeon HD 5000 series yang tertanam ketika menggunakan notebook di dekat sumber jala-jala listrik.

Peralihan grafis sendiri bisa dilakukan secara langsung, tanpa perlu restart. Syaratnya, seluruh aplikasi yang sedang berjalan di sistem operasi ditutup terlebih dahulu.

Fitur

Untuk mempercepat loading sistem operasi, Lenovo menerapkan apa yang disebut sebagai teknologi Enhanced Experience RapidDrive. Metode optimalisasi penyimpanan di harddisk ini diklaim mampu menghasilkan kinerja 66,6 persen lebih cepat saat memulai program dan mengopikan file.

Pada bagian atas keyboard, Lenovo juga menempatkan slide bar touch-sensitive yang gunanya untuk memudahkan navigasi berbagai aplikasi di komputer.

Di sisi kiri notebook, tersedia port VGA, HDMI, Audio, LAN, dan USB. Di sebelah kanan, terdapat port eSATA dan satu port USB. Yang menarik, port USB yang tersedia didesain sedemikian rupa hingga akan menjepit erat perangkat USB yang ditancapkan di sana.

Pada layar, terdapat sensor yang disebut Ambient Light Sensor. Gunanya, layar bisa mengatur tingkat kecerahan tampilan secara otomatis, berdasarkan jarak pengguna dengan layar.

Untuk pengamanan, seperti biasa, fasilitas VeriFace disediakan. Artinya, pengguna tidak perlu mengetikkan password ketika akan login ke Windows. Cukup setor muka, lalu tergantung kondisi cahaya ataupun posisi wajah, kamera juga hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 detik untuk melakukan pemindaian.



Sebagai bundel, di dalam Windows 7 Home Premium yang disertakan, Lenovo menginstalasikan software-software seperti Media Show, Adobe Reader, Lenovo SlideNav, CyberLink Youcam, Lenovo ReadyComm, CyberLink Power2Go, Lenovo DirectShare, Lenovo OneKey Recovery, Windows Live Essentials, Lenovo Energy Management. Microsoft Office 2007 (trial 60 hari) dan McAfee VirusScan Plus 2009 (trial 60 hari) juga tersedia.

Uji Kinerja
Saat kami coba untuk memainkan game 3D dengan resolusi 1366x768, notebook dapat memutarnya dengan mulus tanpa hambatan. Baterai 6 cell yang terpasang bisa memasok daya hingga 1 jam 15 menit.

Ketika digunakan untuk menonton video high definition, baterai mampu bertahan hingga 1 jam 30 menit. Adapun jika digunakan untuk bekerja seperti menjelajah internet, menjalankan aplikasi Office, email, dan instant messenger via koneksi Wi-Fi secara multi tasking, baterai mampu mensuplai listrik selama 1 jam 40 menit.

Sayangnya, ketika dalam modus multimedia definisi tinggi tersebut, suhu yang dikeluarkan oleh chip prosesor dan grafis relatif tinggi. Meski demikian, panas dapat disalurkan dengan baik lewat ventilasi yang tersedia.

Jika dalam modus hemat energi, menggunakan grafis terintegrasi milik Intel, baterai yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam 30 menit untuk terisi penuh tersebut mampu memasok daya hingga sekitar 3 jam 30 menit. Tergantung aplikasi dan pekerjaan apa yang dilakukan dengan notebook.

Di Indonesia, IdeaPad Y460 sudah tersedia lewat jalur distribusi Lenovo pada harga kisaran mulai dari 900 dolar AS untuk versi Core i3 dan mulai dari 1050 dolar untuk versi Core i5 tergantung spesifikasi yang digunakan. Adapun garansi selama 1 tahun disediakan oleh produsen bagi pemilik notebook ini.

Kelebihan:
- Kinerja multimedia sangat baik
- Perangkat USB tertancap rapat

Kekurangan:
- Masa aktif baterai relatif singkat
- Prosesor dan VGA kelas atas menghadirkan suhu tinggi


Sumber vivanews.com
intercomnews Manchester City Vs Everton