Ayu Ting Ting cewek cantik kelahiran depok ini merupakan penyanyi dangdut dengan judul alamat palsu yang baru-baru lagi popular dan terkenal di berbagai media di mana andalan lagu alamat palsu kini ayu ting ting di sukai banyak fans karena lagunya enak di dengar.
Barangkali sekarang ini tidak asing lagu dengan nama ayu ting ting, namun sekilas mungkin agan-agan sekalian tidak mengetahui profil ayu ting ting sebenarnya, nah berikut ini sedkiti profil ayu ting ting dan foto ayu ting ting Profile Ayu Ting TingProfile Ayu Ting Ting Nama : Ayu Tingting Tempat/tgl lahir : Depok, 20 Juni 1990 Profesi : Penyanyi dangdut, presenter, model Tinggi badan : 160 cm Berat badan : 45 kg Prestasi : Bintang sari ayu 2006, Putri Depok 2006, Mojang Depok, Presenter Kuis (ANTV), Album Dangdut (Geol Ajep2) Album : Dangdut (Rekening Cinta), Goyang Sejati (ANTV), Dangdut Yoo (TPI), Kamera Ria (TVRI), Dangdut Pro (TVRI)
Foto - foto Ayu Ting Ting
Video Ayu Ting Ting - Alamat Palsu
Penyanyi asal Kota Depok itu, harus pede bernyanyi dari kampung ke kampung sebagai syarat untuk menuju dapur rekaman. Menurut Dadan Indriana sang pencipta lagu Alamat Palsu, Ayu sempat memperlihatkan kebolehannya bernyanyi dari kampung ke kampung.
"Ya, pokoknya dari organ tunggal, orkes-orkes dari kampung ke kampung. Buat meyakinkan saya sampai ikut nonton dulu saat dia nyanyi organ tunggal, saya lihat saya nilai suaranya, interaksinya dengan penonton," ujar Dadan saat di temui di kawasan Cipayung Jakarta Timur, Jumat (14/10).
Bakat, talenta dan kemauan Ayu untuk maju sangat besar, akhirnya Dadan memutuskan untuk merekrut Ayu sebagai penyanyinya. Namun sebagai penyanyi pemula penguasaan teknik suara dan penampilan Ayu bisa dikatakan masih nol.
"Ada bakat untuk maju pada waktu itu. Dari kata ke kata pun harus ditata dulu dari sisi penampilan juga begitu. Benar-benar berangkat dari nol," papar Dadan.
Walau sudah melalui tempaan keluar masuk kampung sebagai penyanyi dangdut. Namun Ayu tidak serta merta langsung rekaman, tapi masih harus melalui beberapa proses lagi.
"Waktu itu belum yakin. Produser belum yakin. Diuji kembali. Waktu pertama belum ada reaksi bisa diterima. Akhirnya saya melatih lagi gitu. Saya waktu itu cukup keras, galak, mungkin Ayu jengkel waktu itu ya wajar lah bisa dimaklumi. Karena waktu itu saya terus terang aja agak keras agak galak supaya kita menemukan yang terbaik "
pada gelaran test ride New Honda Blade dan buka puasa bareng pabrikan Honda di Pisa Cafe Menteng,… semakin yakin Juragan bahwa New Honda Blade pantas berada di garis depan ROndO Matrix untuk motor bebek 110-115cc …!!! Sebagaimana diketahui pada sumbu X di ROndO Matrix menggambarkan design & technical features …!!! Secara design memang harus diakui bahwa New Honda Blade ini lebih fresh ketimbang Honda Blade lama …!!! Apa saza aspek design pada New Honda Blade… dapat dijelaskan sbb
Mudah-mudahan belum ada media otomotif atau bloger lain yang mengulas perbedaan mesin New Honda Blade dengan Blade versi lawas. Semoga P2R menjadi blogger pertama yang mengupasnya. Semua berkat kebaikan seorang pembaca via email p2rbikers@gmail.com. Isinya menakjubkan bro, berikut detail perbedaan mesin beserta foto-fotonya…!!!
Perbedaan paling banyak hanya pada konstruksi di dalam silinder head. Meski banyak beda, tapi ternyata power dan torsinya sama. Lalu apa yang dikejar dari perubahan ini? Memang tidak ada detail penjelasan dari email yang diterima P2R. Tapi infonya sih lebih pada usaha mengurangi vibrasi mesin.
Yukkk…. mari dirinci bedanya. Noken as alias camshaft pada New Honda Blade dibuat baru. Porosnya lebih panjang dan punya bumbungan noken as atau tonjolan kem lebih gendut. Tapi tinggi dan lebar pinggang tonjolan kem sama saja, bisa diartikan durasinya juga sama. Tapi dengan profil semacam itu memungkinkan klep membuka lebar lebih cepat.
Hemmm…. memang rada susah menjelaskan perihal karakter kem model gendut. Tapi mekanik balap banyak memburu profil kem macam itu. Intinya bisa memasukkan lebih banyak campuran udara dan bahan bakar ke dalam silinder. Alhasil, mesin lebih powerfull dan nafasnya lebih panjang.
Lalu untuk mempermudah bongkar pasang, baut gigi rantai keteng yang menempel di noken as cuma ada satu. Yang lama ada empat, pasti lebih repot. Tapi roller rocker arm-nya masih sama persis. Bedanya hanya di roller rocker arm yang “ex”. Yang lama ada tonjolan kecil di dekat roller.
Yang harus diperhatikan adalah, isi kepala silinder Blade versi lama dan baru (noken as, roller rocker arm-ex, gear rantai keteng) enggak bisa saling tukar loh. Tapi kalau tukarnya lengkap silinder head-nya segeluntung baru bisa.
Perbedaan lainya adalah pada sepul pengapian. Sekilas sama saja dengan versi lama. Tetap 12 kutub tapi beda pada kumparan yang lebih banyak. Konon biar arusnya makin gede.
Mungkin ada hubungannya denagn New Blade yang memiliki banyak lampu. Bagian depan ada 2 lampu, 2 lampu senja, sein 4, lampu belakang 1, lampu plat nomor 1, belom lagi lampu speedometer.
Blade baru juga sudah AHO (automatic headlamp on), dan saat kontak di geser ke posisi “on” lampu senja dan lampu plat nomor langsung nyala. Bisa tekor kalau gak digedein listiknya. Betullll….???
Entri Populer